Visi
"Mewujudkan Desa Mekarbaru yang Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya."
Misi
- Meningkatkan kualitas infrastruktur desa.
- Mengembangkan potensi ekonomi kerakyatan berbasis agraris.
- Meningkatkan pelayanan publik yang cepat dan transparan.
Bagan Desa
Sejarah Desa Petir
Sekilas Sejarah Desa Mekar Baru
Desa Mekar Baru resmi dibentuk melalui proses pemekaran dari desa induk, yaitu Desa Petir, pada 30 Oktober 1982. Pemekaran ini diinisiasi oleh para tokoh masyarakat, pemuda, dan aparatur negara demi mengoptimalkan pelayanan publik serta mendekatkan jalur birokrasi bagi warga yang terpisah jarak geografis yang cukup jauh.
Dipimpin oleh Bapak H. Burhan (yang kelak menjabat sebagai Walikota Jakarta Barat dan Bupati Kepulauan Seribu), musyawarah penentuan nama desa baru ini sempat berlangsung sangat alot. Setelah melewati berbagai perdebatan dan usulan nama seperti Desa Petir Masjid, Pasanggrahan, hingga Mayapada, lahirlah nama "Mekar Baru" yang disepakati bersama sebagai simbol harapan baru dan kuasa Ilahi.
Sejak saat itu, Desa Mekar Baru berdiri mandiri dengan membawa 10 wilayah kampung awal (termasuk Kp. Petir Masjid, Kp. Rancakamurang, hingga Kp. Cimaung) untuk terus tumbuh, berkembang, dan memberikan pelayanan prima bagi seluruh masyarakatnya
Desa Mekar Baru resmi dibentuk melalui proses pemekaran dari desa induk, yaitu Desa Petir, pada 30 Oktober 1982. Pemekaran ini diinisiasi oleh para tokoh masyarakat, pemuda, dan aparatur negara demi mengoptimalkan pelayanan publik serta mendekatkan jalur birokrasi bagi warga yang terpisah jarak geografis yang cukup jauh.
Dipimpin oleh Bapak H. Burhan (yang kelak menjabat sebagai Walikota Jakarta Barat dan Bupati Kepulauan Seribu), musyawarah penentuan nama desa baru ini sempat berlangsung sangat alot. Setelah melewati berbagai perdebatan dan usulan nama seperti Desa Petir Masjid, Pasanggrahan, hingga Mayapada, lahirlah nama "Mekar Baru" yang disepakati bersama sebagai simbol harapan baru dan kuasa Ilahi.
Sejak saat itu, Desa Mekar Baru berdiri mandiri dengan membawa 10 wilayah kampung awal (termasuk Kp. Petir Masjid, Kp. Rancakamurang, hingga Kp. Cimaung) untuk terus tumbuh, berkembang, dan memberikan pelayanan prima bagi seluruh masyarakatnya